Grebek Balap Liar di Borobudur, Polisi Garuk 51 Motor

Borobudur__Jajaran Polresta Magelang telah menyelenggarakan patroli gabungan dalam skala besar Rabu (20/3/2024). Hal ini guna mengantisipasi balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis demi menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat pada bulan Ramadhan 1445 H. 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respon terhadap banyaknya laporan dari warga masyarakat di Jalan Medang Kamolan Dusun Kujon, Kecamatan Borobudur, Magelang, yang menyebutkan adanya ajang balap liar.

Kegiatan patroli gabungan dilaksanakan pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa guna menindak para pelaku balap liar yang telah meresahkan masyarakat.

Patroli gabungan tersebut melibatkan anggota Satlantas, Satsamapta, anggota Polsek Borobudur, dan beberapa anggota lainnya dengan total personil sebanyak 96 anggota.

“Awalnya laporan ini berasal dari masyarakat yang merasa resah dan terganggu dengan adanya kegiatan balap liar di Jalan Medang Kamulan di sekitar Lapangan Kujon. Setelah menginvestigasi laporan tersebut, hari ini kami melakukan penertiban,” ungkap Kapolsek Borobudur, AKP Marsodik, di lokasi, Rabu (20/3/2024).

Kapolsek berharap agar masyarakat terus mendukung langkah-langkah yang telah diambil oleh Polresta Magelang dan aktif memberikan informasi terkait potensi kejahatan dan gangguan kamtibmas yang mungkin terjadi.

“Selain itu, khususnya di wilayah Borobudur yang merupakan Destinasi Super Prioritas, kami berharap agar warga dapat merasa aman dan nyaman tanpa adanya gangguan dari kegiatan balap liar yang meresahkan,” tambahnya.

Sebanyak 51 kendaraan bermotor berhasil diamankan pada sore hari tersebut. Kendaraan-kendaraan tersebut kemudian dibawa ke Polsek Borobudur untuk proses selanjutnya.

Satlantas Polresta Magelang akan melakukan tindakan tilang terhadap pelanggar dan para pemilik kendaraan dapat mengambil kendaraan mereka setelah menjalani sidang tilang.

“Diharapkan bahwa tindakan ini dapat menjadi pembelajaran untuk para pelaku balap liar agar sadar akan bahayanya, tidak hanya bagi diri sendiri namun juga bagi masyarakat setempat dan pengguna jalan lainnya, ” pungkasnya.(dwie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d