Pemkot Magelang Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim Piatu, Santunan Kematian dan Rehab RTLH

KOTA MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Magelang kembali menyalurkan bantuan kepada anak yatim piatu di Kota Magelang. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk penyaluran dana zakat yang dihimpun, dikelola, dan didayagunakan oleh Baznas Kota Magelang untuk membantu meringankan beban anak-anak yatim piatu.

Penyaluran bantuan dilaksanakan di Pendopo Pengabdian Kota Magelang, Rabu (4/7/2024). Kegiatan penyaluran dihadiri Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz, Wakil Wali Kota Magelang KH. M. Mansyur, Ketua BAZNAS Kota Magelang, Ahmad Zainuddin, sejumlah kepala OPD dan para penerima bantuan.

Ahmad Zainuddin menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Magelang selalu berkomitmen untuk membantu anak-anak yatim piatu di Kota Magelang. Total penerima bantuan sebanyak 170 anak atau 10 anak per kelurahan di wilayah ini.

“Jumlah dana total Rp85 juta, jadi setiap anak menerima Rp.500.000,” katanya.

Dia berharap bantuan ini dapat meringankan beban anak-anak penerima bantuan dan menjadi motivasi untuk tetap semangat belajar.

“Semoga bermanfaat dan semoga Baznas senantiasa menebar kebaikan untuk masyarakat Kota Magelang,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan bantuan untuk rehab rumah tidak layak huni periode 1 tahun 2024. Totalnya mustahik (penerima bantuan) sebanyak 13 orang dengan jumlah total dana yang diberikan Rp 195 juta (masing-masing Rp 15 juta).

Sedangkan untuk santunan kematian diberikan kepada 13 orang penerima dengan besaran masing-masing Rp2,5 juta.

Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz menyatakan bahwa Pemkot Magelang berkomitmen untuk mengurangi beban masyarakat dengan berbagai program, salah satunya pemberian bantuan untuk anak yatim piatu dan rehab RTLH yang berkolaborasi dengan Baznas.

Dokter Aziz berpesan agar bantuan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Di sisi lain, masyarakat juga harus memprioritaskan kebutuhan pokok keluarga di atas kebutuhan gaya hidup.

“Pemkot Magelang mengurangi beban masyarakat, tapi jenengan harus bisa memanfaatkan uang dengan baik, untuk fokus sekolah/pendidikan anak. Jangan malah digunakan untuk beli TV dan sebagainya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang KH. M. Mansyur juga berpesan kepada masyarakat agar selalu menjadi teladan kebaikan untuk sekitarnya. Membuat Kota Magelang tetap aman dan tentram.

Menurutnya, masyarakat patut berbangga karena telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat regional, nasional hingga internasional. Hal itu tidak lepas dari doa dan gotong royong seluruh elemen untuk mensejahterakan masyarakat. (dwie).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d